Saatkita

Kunjungi Terapi Healing, Gubernur Nyatakan Pembangunan Fisik Biasa, Tapi Pastikan Anak dan Kaum Retan Bebas Trauma Luar Biasa

Piru (15/9/2026), saatkita.com - Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, S.H., L.L.M, menyatakan, kalau ada anggaran pembangunan fisik adalah hal biasa dan bisa selesai soal waktu saja, tetapi memastikan anak-anak dan kaum yang retan seperti orang tua dan disabilitas hidup dalam kedamaian dan tidak mengalami trauma adalah hal yang luar biasa.

Pernyataan Lewerissa ini, saat Rombongan Pemprov Maluku beserta rombongan Pemda SBB mengunjungi tenda  Terapi Trauma Healing para pengungsi  anak-anak dari Desa Patahuwe di Desa Taniwel , Kecamatan Taniwel, Kabupaten SBB, mereka adalah korban bentrokan Lisabata -Patahuwe  yang terjadi pada Jumat lalu  , (11/9/2026),  sehingga menimbulkan kerusakan 27 rumah warga.

Dalam  kunjungan yang berlangsung  pada Senin, (14/9/2026) itu, Gubernur Maluku mengaku senang, ketika melihat wajah-wajah ceria saat bernyanti dan bersula cita  anak-anak pengungsi yang menerima terapi trauma healing dari personel Polwan Polres  SBB.

"Kami datang disini sebagai bukti bahwa Pemerintah tidak membiarkan saudara-saudara yang mengalami musibah itu sendirian, Pemerintah Provinsi  Maluku dan Pemerintah Kabupaten SBB dan jajaran akan tetap bekerja untuk memastikan anak-anak tetap dapat makan minun pakaian seragam sekolah juga,"urainya.
Gubernur berharap, para pengungsi tidak lama tinggal di tempat pengungsian dan kembali ke tempat tinggal lebih cepat, yang berarti pemerintah harus secepatnya membangun rumah-rumah yang terbakar atau rusak di Desa Patahuwe.

"Begitu kondisinya sudah aman, maka pemerintah melalui bapak gubernur maupun bapak bupati dan seluruh jajaran, kami berharap dengan seluruh keluarga-keluarga yang mengungsi di Taniwel ini dapat segera kembali ke kampung halaman mereka," jabar Lewerissa.

Di akhir arahannya, Gubernur Maluku itu menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mengulurkan tangan dan menanggulangi serta membantu para pengungsi dari Desa Patahuwe yang mengungsi di Desa Taniwel.

Kunjungan Gubernur Maluku ke para pengungsi asal Desa Patahuwe di Taniwel itu didampingi oleh Kepala Dinas Sosial  Provinsi Maluku, Raden Affandy Z. Hassannusi, S.STP., M.Si. Sementara dari rombongan Pemda SBB terdiri dari Bupati , Ir. Asri Arman, M.T, Wakil Bupati, Selfinus Kainama, S.Pd, dan Sekda Alvin Tuasuun, S.P., M.Si.

Dalam kunjungan itu hubernur juga memberikan pakaian seragam sekolah secara simbolis kepada dua perwakilan anak. (Nicko Kastanja)
Lebih baru Lebih lama

ads

Magspot Blogger Template

ads

Magspot Blogger Template
Saatkita

نموذج الاتصال