Piru (21/8/2026), saatkita.com - Perayaaan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-81 di Kabupaten SBB mendapat sorotan dari mantan Bupati SBB, Timotius Akerina, S.E., M.Si.
Saat ditemui usai upacara pengibaran bendera di pelataran Kantor Bupati SBB, Jalan JF Puttileihalat No.1, Kota Piru, Kabupaten SBB, pada Senin, (17/8/2026), Akerina masih melambungkan optimismenya pada kemajuan Kabupaten SBB.
Menurutnya dengan momen HUT Kemerdekaan RI yang ke-81 ini memberikan spirit dan semangat dari para pejuang kemerdekaan yang bisa ditularkan kepada masyarakat Indonesia maupun SBB khususnya untuk membangun kedepan menjadi lebih baik sehingga dapat bersaing dengan daerah-daerah lainnya.
Terkait potensi dari Kabupaten SBB yang bisa mencuatkan Kabupaten ini, Akerina mengungkapkan, banyak potensi yang bisa dikelola secara profesional mulai dari manajemen hingga kompetensi SDM pengelola itu sendiri.
"Saya merasa SBB kedepan semakin lebih baik karena didukung dengan Sumber Daya Alam yang cukup banyak, disamping Sumber Daya Manusia yang berpotensi dan memiliki kompetensi untuk mengelola Sumber Daya Alam yang melimpah ini, dalam rangka pengembangan SBB ini kedepan, jadi tidak perlu ragu dan pesimis karena SBB kedepan akan menjadi lebih baik, dan lebih bermartabat dan bisa bersaing maju seperti daerah - daerah lainnya," urainya optimis.
Ditanya sumber daya alam di sektor apa yang dapat dikembangkan di SBB, Akerina mengatakan, ada 3 sektor yang menjadi prioritas untuk dikembangkan yakni pertanian, perikanan dan pertambangan, pasalnya ketiga sektor itu bisa menghasilkan pendapatan dari sisi penerimaan APBD daerah dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah ( PAD).
"Kita tidak bisa terlalu berharap banyak untuk DAU dan DAK karena adanya anggaran, karena itu harus ada inovasi daripada para pemegang kekuasaan di Kabupaten Seram Bagian Barat untuk bisa mengelola potensi - potensi yang ada, bisa menjadi potensi yang bisa membangun SBB kedepan menjadi yang lebih baik," jabarnya.
Akerina menegaskan, efisiensi anggaran yang ditandai dengan pemotongan anggaran transfer anggaran dari Pusat ke Daerah sangat berpengaruh bahkan di Tahun 2027 efisiensi masih berlanjut, sehingga dibutuhkan SDM yang profesional yang bisa mengelola SDA di Seram Bagian Barat ini. (Nicko Kastanja)
Tags
news

