Tanggapi Tudingan Korupsi Kapus Inamosol, Birokrat Senior Nyatakan Langkah Kapus Selamatkan Wajah Pelayanan Pemda SBB

Piru (3/4/2026), saatkita.com - Persoalan tudingan terhadap dugaan korupsi Kepala Puskesmas Inamosol mendapat tanggapan dari seorang birokrat senior di kabupaten SBB.

Dalam teleponnya lewat saluran WhatsApp pada Jumat, (3/4/2026), ia menyatakan bahwa, potongan Rp.200 ribu perbulan bagi setiap pegawai atas dasar kesepakatan bersama yang disertai surat kesepakatan bermeterai Rp.10.000 itu masih dapat ditolerir.

Apalagi tujuan pemotongan tersebut adalah untuk pembelian Alat Tulis Kantor (ATK) dan Trasportasi untuk melayani masyarakat.

Karena itu menurut Birokrat Senior langkah yang sudah diambil oleh Kapus Inamosol, Alexander Lessil adalah menyelamatkan pelayanan dari Pemda SBB, sebab tugas menyediakan ATK dan trasportasi bagi sub pelayanan masyarakat di wilayah terpencil adalah tugas pemerintah daerah.

Menurutnya, langkah yang diambil oleh Kapus itu juga telah mewakili kelalaian pelayanan yang luput diberikan Pemda SBB kepada masyarakat miskin di daerah terpecil di dusun-dusun.

Bahkan tokoh masyarakat tersebut, menyoroti tidak adanya visi misi Agromarine yang merupakan janji kampanye Bupati dan Wakil Bupati SBB yang tidak dijalankan sampai saat ini.

"Yang Beta takutkan itu, jangan sampai pemberitaan ini dibuat sengaja mengalihkan isu, ketidak becusan pemerintah daerah dalam melayani masyarakat," kritik tokoh tersebut.

Sementara keterangan yang disampaikan Kapus Inamosol lewat WhattsAppnya semakin memperjelas kondisi yang terjadi.

"Potongan itu sukarela untuk ATK dan Transportasi, sebab tidak ada operasional kantor," cetusnya. (Nicko Kastanja)

Baca Juga

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama