Saatkita

Pembangunan 27 Rumah di Patahuwe, Bupati SBB Nyatakan ada Tambahan Anggaran Pembuatan Dapur WC serta Akses Air Bersih

Piru (21/9/2026), saatkita.com - Mewakili Gubernur Maluku, Asisten III Bidang Administrasi Umum dan Kesejahteraan Rakyat,  Setda Maluku, Dominggus Nicodemus Kaya, S.Sos., Wakil Ketua I Sinode LerGPM, Pendeta Ambroso Ricardo Rikumahu, Bupati SBB, Ir. Asri Arman, M.T, Kapolres SBB, AKBP Refindo P. Rulando, S.I.K., M.A.P., C.L.M.A, Komandan Kodim (Dandim) 1513/Seram Bagian Barat (SBB) Letkol Arh. Jaka Putra Dinda, Kajari SBB, Herlambang Saputro, S.H., M.H, Ketua Klasis GPM Taniwel, dan para pimpinan OPD dilingkup Pemda SBB, menghadiri  tiga agenda penting yakni Ibadah Syukur Perayaan HUT GPM ke-50 Klasis Taniwel, Peletakan Batu Penjuru Pastori Jemaat Patahuwe, Peletakan Batu Pertama 29 Rumah yang terdampak konflik Lisabata-Patahuwe yang dilaksanakan  di Jemaat GPM Patahue , Desa Patahue, Kecamatan Taniwel, Kabupaten SBB, pada Minggu, (20/9/2026).

Bupati SBB, Ir. Asri Arman, M.T, dalam sambutannya usai Ibadah Syukur Perayaan HUT GPM ke-50 Klasis Taniwel mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur dan jajaran, unsur TNI Polri dan semua pihak atas sikap cepat tanggap dan kepedulian dan tindakan nyata yang dtunjukkan sejak awal musibah kebakaran di Patahuwe.
"Bantuan yang diberikan bukan hanya berupa material, tetapi memberikan dampak psikologis dan harapan untuk kembali ke kampung halaman dengan rasa aman. Bagi warga terdampak, ini membuktikan bahwa Pemprov Maluku dan Pemda SBB serta TNI-Polri senantisa hadir dan tidak pernah membiarkan rakyat berjuang sendiri di saat-saat tersulit," ungkapnya.

Asri mengungkapkan, sinergi yang kokoh antara pemerintah, unsur TNI/Polri, Gereja Protestan Maluku (GPM) pada hari ini telah menjadi program nyata, karena itu bupati mengajak masyarakat agar menjadikan hal peristiwa ini sebagai pelajaran bahwa segala permasalahan dapat dibicarakan dengan baik dan  diselesaikan secara kekeluargaan.

"Karena sesungguhnya kita adalah keluarga, marilah kita membangun, menjaga kedamaian keamanan dan jangan gampang terprovokasi,  hindari berita hoaks yang dapat memecah belah persaudaraan, karena saya yakin masyarakat Seram Bagian Barat terutama masyarakat Patahue dan Lisabata adalah masyarakat yang cinta damai saling baku sayang dan saling baku kele," urainya.

Bupati meminta masyarakat dan TNI /Polri saling baku bantu untuk pembangunan, Rumah Pastori dan 27 Rumah Warga dengan penuh keihklasan dan kebersamaan.

Menurut Bupati, Pemda SBB telah menyiapkan rencana anggaran bagi rumah-rumah warga yang terdampak, dari rencana awal yakni berukaran 6x6 tetapi setelah dilihat ada tambahan anggaran untuk dapur WC dan sarana air bersih bagi rumah yang terdampak maupun yang tidak tetapi kesulitan akses air bersih. (Nicko Kastanja)
Lebih baru Lebih lama

ads

Magspot Blogger Template

ads

Magspot Blogger Template
Saatkita

نموذج الاتصال