Saatkita

Kelangkaan Mitan, Direktur Walang Aspirasi Rakyat Maluku Minta Kadis Deperindagnaker SBB Dievaluasi

Piru (11/8/2026), saatkita.com - Kelangkaan BBM jenis Minyak Tanah (Mitan) di Ibukota Kabupaten SBB, Piru menjadi persoalan yang kompleks, pasalnya barang kebutuhan mendasar masyarakat ini sudah berkali-kali hilang peredarannya dari masyarakat dan kejadian ini telah berlangsung dalam waktu yang lama.

Misalnya kelangkaan Minyak Tanah yang terjadi di Kota Piru pada bulan lalu itu,  berlangsung dari Kamis, (22/7/2026) hingga Senin (10/8/2026) dimana setiap kali pasokan Minyak Tanah masuk ke APMS (Agen Penyalur Minyak Solar) atau yang biasa disebut pangkalan Minyak Tanah, masyarakat pembeli biasanya antri baik di waktu siang maupun malam.

Persoalan kesulitan masyarakat ini, mendapat sorotan dari Direktur Walang Aspirasi Rakyat Maluku, Kristian Sea.

Sea yang ditemui di Dusun Waimeteng Pantai, Kota Piru, Kabupaten SBB, pada Senin,  (10/8/2026) mengungkapkan, kelangkaan Mitan adalah kelalaian dari 2 lembaga yakni DPRD dan Pemda SBB yakni Dinas Perindustrian Perdagangan dan Tenaga Kerja (Perindagnaker) SBB terhadap pelayanan kebutuhan hidup rakyat.
Direktur Walang Aspirasi Masyarakat Maluku ini juga menyesalkan, kejadian yang telah terjadi berulangkali dan dalam jangka waktu  yang lama, bahkan sudah diberitakan terus menerus yang tetapi tidak ada solusi dari kedua lembaga tersebut.

"Ini mungkin Kepala Dinas Perindagnaker SBB ini dia lagi tidur ka apa, sehingga tidak pernah mendengar keluh kesah dari masyarakat," kecamnya.

Secara tegas Pemuda asal Taniwel ini,  mengkritik kepala Dinas Perindagnaker SBB, dibawah pimpinan Abidin Papalia yang tidak becus mengurus pelayanan kepada masyarakat terutama kebutuhan atas Minyak Tanah.

Menurutnya, Kadis Peringnaker SBB tidak memiliki kemampuan untuk mengatur peredaran Minyak Tanah di lapangan, sehingga tidak ada tanggung jawab dan keseriusan dalam mengelola kepentingan masyarakat, karena itu Kadis tersebut harus segera dievaluasi karena tidak mampu menjalankan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati SBB dalam melayani kebutuhan mendasar dari masyarakat.

Sea bahkan meminta Papalia untuk turun ke lapangan dan melakukan sidak kepada pemilik APMS di Kota Piru, untuk dapat menjamin ketersediaan stok Mitan bagi masyarakat pembeli.

Sementara Kadis Deperindagnaker SBB, Abidin Papalia yang dihubungi media ini lewat saluran WAnya, malah memilih diam dan tidak menjawab pertanyaan wartawan terkait persoalan kelangkaan Minyak Tanah di Kota Piru tersebut,sehingga diduga Papalia tidak kompeten untuk menduduki jabatan Kadis Deperindagnaker SBB tersebut. (Nicko Kastanja)
Lebih baru Lebih lama

ads

Magspot Blogger Template

ads

Magspot Blogger Template
Saatkita

نموذج الاتصال