Piru (21/5/2026), saatkita.com - Menanggapi adanya kejadian korban Demam Berdarah Dengue (DBD) yang ditularkan oleh nyamuk Aedes Aegypti di Kabupaten SBB, sehingga menyebabkan 4 warga dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD) Piru. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten SBB, Gariman Kurniawan S.Km., M.Kep, menyatakan telah melakukan langkah-langkah antisipasi.
Kurniawan yang ditemui diruang kerjanya , Dinas Kesehatan SBB, Jalan Trans Seram, Dusun Tanah Misi, Kota Piru, pada Rabu, (20/5/2026) menyatakan, pertama kali dirinya mengetahui peristiwa ini pada Selasa, (19/5/2026), dari Ketua Komisi III DPRD SBB, Andy Nur Akbar, selanjutnya Kadiskes menelepon Kepala Bidang Sumberdaya Kesehatan, Lily.M Pattikayhattu S.Kep.Ns, untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi.
Langkah pertama besok harus dilakukan pengasapan (Foging). Langkah yang kedua adalah dilakukan Psysical Education kepada korban DBD, langkah ketiga yaitu pelacakan kasus dimana saat ini para pegawai dari Dinas Kesehatan SBB sedang turun melakukan pelacakan kasus DBD dilapangan yang diprioritaskan di wilayah sekitar rumah para korban.
Selain itu, pihaknya juga melakukan kroschek apakah para korban yang diduga terserang penyakit DBD ini betul-betul terkonfirmasi lewat uji klinis di labolatorium kesehatan.
"Hasilnya dari 4 pasien itu hanya satu pasien yang positif terkena gejala DBD atas nama, Willand C Pattiasina itupun hanya menunjukkan gejala positif DBD saja," cetusnya.
Kurniawan mengatakan, hari ini telah
dilakukan langkah-langkah antisipasi (Red), bahkan penanggung jawab untuk kasus gejala DBD telah dilakukan pelacakan kasus.
"Supaya katong mau tahu, ada kasus-kasus lain lai ka seng, dan untuk mengatasi dampak yang lebih luas katong lakukan pengasapan atau foging,";urainya. (Nicko Kastanja)

Posting Komentar