Huamual (4/2/2026), saatkita.com - Rencana masuknya gerai Indomaret di Dusun Tanah Goyang, Desa Lokki, Kecamatan Huamual, Kabupaten SBB, tetapi mendapat penolakan masyarakat setempat sempat memunculkan isu miring, terkait Kepala Dusun Tanah Goyang, Yasmin Bally diduga telah terima sejumlah uang dari perusahaan tersebut.
Terkait persoalan ini, Kepala Dusun Tanah Goyang, Yasmin Bally menepis hal tersebut, dalam teleponnya kepada media pada Rabu, (28/1/2026), Yasmin membantah isu tersebut, menurutnya sistem kerja Indomaret berbeda dengan perusahan lainnya yakni bangunan dibangun dulu, baru kontribusi diberikan dalam bentuk barang.
Selain itu, menurut Yasmin jika tudingan itu dianggap benar, silahkan melakukan pembuktian di aparat penegak hukum, karena saat ini dirinya tidak menerima sepeserpun dari perusahaan retail tersebut.
Yasmin mengungkapkan, isu-isu liar yang dibuat untuk menjatuhkan dirinya tersebut muncul 6 bulan sekali seiring dengan pergantian Pejabat Kepala Desa Lokki, supaya dirinya turut dilengserkan dari jabatan Kepala Dusun, alias isu-isu itu dibuat untuk merongrong kepemimpinannya di dusun, namun isu-isu itu tidak mempan.
Satu hal yang diungkapkan Yasmin, bahwa berkat koordinasi dengan aparat kepolisian setenpat, saat dirinya menjadi Kepala Dusun ia berhasil mengeluarkan Dusun Tanah Goyang dari zona daerah rawan kejahatan, karena itu, tingkat kriminalitas di daerah tersebut menjadi berkurang dan sudah tidak ada lagi konflik dengan dusun-dusun tetangga, seperti Ani, Olas, dan Katapang.
Disinggung keinginannya untuk memasukan gerai Indomaret ke Dusun Tanah Goyang, Yasmin mengatakan upaya tersebut dilatarbelakangi oleh upaya agar harga barang-barang konsumen yang terjangkau oleh masyarakat pembeli di Tanah Goyang dan juga ketersediaan barang konsumsi masyarakat secara lengkap.
Satu hal yang menjadi perhatiannya adalah, tersedianya susu formula bayi, terutama bagi keluarga baru yang baru memiliki anak, dimana saat sang istri belum bisa menyusui, mereka harus membeli susu formula bayi hingga ke Piru yang menimbulkan pembengkakan biaya untuk transportasi yang naik sebesar Rp 100.000.
"Semua itu demi kepentingan masyarakat pembeli," cetusnya. (Nicko Kastanja)
Terkait persoalan ini, Kepala Dusun Tanah Goyang, Yasmin Bally menepis hal tersebut, dalam teleponnya kepada media pada Rabu, (28/1/2026), Yasmin membantah isu tersebut, menurutnya sistem kerja Indomaret berbeda dengan perusahan lainnya yakni bangunan dibangun dulu, baru kontribusi diberikan dalam bentuk barang.
Selain itu, menurut Yasmin jika tudingan itu dianggap benar, silahkan melakukan pembuktian di aparat penegak hukum, karena saat ini dirinya tidak menerima sepeserpun dari perusahaan retail tersebut.
Yasmin mengungkapkan, isu-isu liar yang dibuat untuk menjatuhkan dirinya tersebut muncul 6 bulan sekali seiring dengan pergantian Pejabat Kepala Desa Lokki, supaya dirinya turut dilengserkan dari jabatan Kepala Dusun, alias isu-isu itu dibuat untuk merongrong kepemimpinannya di dusun, namun isu-isu itu tidak mempan.
Satu hal yang diungkapkan Yasmin, bahwa berkat koordinasi dengan aparat kepolisian setenpat, saat dirinya menjadi Kepala Dusun ia berhasil mengeluarkan Dusun Tanah Goyang dari zona daerah rawan kejahatan, karena itu, tingkat kriminalitas di daerah tersebut menjadi berkurang dan sudah tidak ada lagi konflik dengan dusun-dusun tetangga, seperti Ani, Olas, dan Katapang.
Disinggung keinginannya untuk memasukan gerai Indomaret ke Dusun Tanah Goyang, Yasmin mengatakan upaya tersebut dilatarbelakangi oleh upaya agar harga barang-barang konsumen yang terjangkau oleh masyarakat pembeli di Tanah Goyang dan juga ketersediaan barang konsumsi masyarakat secara lengkap.
Satu hal yang menjadi perhatiannya adalah, tersedianya susu formula bayi, terutama bagi keluarga baru yang baru memiliki anak, dimana saat sang istri belum bisa menyusui, mereka harus membeli susu formula bayi hingga ke Piru yang menimbulkan pembengkakan biaya untuk transportasi yang naik sebesar Rp 100.000.
"Semua itu demi kepentingan masyarakat pembeli," cetusnya. (Nicko Kastanja)

Posting Komentar