Jakarta (20/2/2026), saatkita.com - Aparat gabungan menggelar apel kesiapan pengamanan pertandingan BRI Super League antara Persija Jakarta melawan PSM Makassar di kawasan Jakarta International Stadium (JIS), Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (20/2) sore.
Apel pengamanan yang berlangsung di area Ram Timur JIS tersebut dipimpin langsung Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Erick Frendriz, sebagai bentuk kesiapan aparat dalam memastikan pertandingan berjalan aman dan tertib, khususnya di tengah suasana bulan Ramadan.
Sebanyak 1.121 personel gabungan diterjunkan dalam pengamanan pertandingan, terdiri dari unsur Polri, TNI, Brimob, Pemerintah Daerah, hingga instansi pendukung seperti Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan Pemadam Kebakaran.
Dalam amanatnya, Kapolres Metro Jakarta Utara menegaskan bahwa pola pengamanan kali ini memiliki karakteristik berbeda karena pertandingan digelar pada malam hari selama bulan puasa.
“Kegiatan pengamanan harus dilaksanakan secara maksimal. Open gate dimulai pukul 18.30 WIB, sehingga seluruh personel agar memahami ploting tugas dan melakukan pengecekan kesiapan di lapangan,” ujar Erick Frendriz saat memimpin apel.
Ia juga menekankan pentingnya pemeriksaan ketat terhadap barang bawaan suporter guna mencegah potensi gangguan keamanan di dalam stadion.
Petugas diminta memastikan tidak ada barang terlarang yang masuk, seperti senjata tajam, minuman keras, narkoba, flare, maupun benda berbahaya lainnya.
Selain itu, personel pengamanan juga diarahkan untuk bersinergi dengan steward stadion dalam mengatur arus masuk penonton serta menjaga ketertiban selama pertandingan berlangsung.
Kapolres menambahkan, pendekatan pengamanan tetap mengedepankan tindakan humanis namun tegas sesuai prosedur.
“Kita bertugas memberikan rasa aman kepada masyarakat yang ingin menikmati pertandingan. Laksanakan tugas dengan profesional, humanis, dan penuh tanggung jawab,” katanya.
Pertandingan Persija Jakarta melawan PSM Makassar diperkirakan menarik antusiasme tinggi suporter, sehingga pengamanan terpadu dilakukan guna memastikan kegiatan olahraga berlangsung aman, tertib, dan kondusif.Seluruh personel selanjutnya menempati titik pengamanan masing-masing sesuai rencana operasi. (Red)
Apel pengamanan yang berlangsung di area Ram Timur JIS tersebut dipimpin langsung Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Erick Frendriz, sebagai bentuk kesiapan aparat dalam memastikan pertandingan berjalan aman dan tertib, khususnya di tengah suasana bulan Ramadan.
Sebanyak 1.121 personel gabungan diterjunkan dalam pengamanan pertandingan, terdiri dari unsur Polri, TNI, Brimob, Pemerintah Daerah, hingga instansi pendukung seperti Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan Pemadam Kebakaran.
Dalam amanatnya, Kapolres Metro Jakarta Utara menegaskan bahwa pola pengamanan kali ini memiliki karakteristik berbeda karena pertandingan digelar pada malam hari selama bulan puasa.
“Kegiatan pengamanan harus dilaksanakan secara maksimal. Open gate dimulai pukul 18.30 WIB, sehingga seluruh personel agar memahami ploting tugas dan melakukan pengecekan kesiapan di lapangan,” ujar Erick Frendriz saat memimpin apel.
Ia juga menekankan pentingnya pemeriksaan ketat terhadap barang bawaan suporter guna mencegah potensi gangguan keamanan di dalam stadion.
Petugas diminta memastikan tidak ada barang terlarang yang masuk, seperti senjata tajam, minuman keras, narkoba, flare, maupun benda berbahaya lainnya.
Selain itu, personel pengamanan juga diarahkan untuk bersinergi dengan steward stadion dalam mengatur arus masuk penonton serta menjaga ketertiban selama pertandingan berlangsung.
Kapolres menambahkan, pendekatan pengamanan tetap mengedepankan tindakan humanis namun tegas sesuai prosedur.
“Kita bertugas memberikan rasa aman kepada masyarakat yang ingin menikmati pertandingan. Laksanakan tugas dengan profesional, humanis, dan penuh tanggung jawab,” katanya.
Pertandingan Persija Jakarta melawan PSM Makassar diperkirakan menarik antusiasme tinggi suporter, sehingga pengamanan terpadu dilakukan guna memastikan kegiatan olahraga berlangsung aman, tertib, dan kondusif.Seluruh personel selanjutnya menempati titik pengamanan masing-masing sesuai rencana operasi. (Red)

Posting Komentar