Tokyo, Jepang (1/10/2026), saatkita.com - Mrs. Green Apple (MGA) siap membuka babak baru dalam perjalanan musik mereka. Grup rock asal Jepang ini merilis POPS, studio penuh keenam mereka, pada (30/9) melalui EMI Records / Universal Music Japan.
Album ini menjadi rilisan yang menandai fase penting dalam perjalanan Phase 3 MGA, POPS merekam luasnya eksplorasi musikal mereka hari ini sekaligus memberikan gambaran tentang ke mana mereka akan melangkah selanjutnya.
Di balik album ini terdapat satu gagasan utama: membayangkan kembali apa arti “mainstream” di tengah dunia yang semakin beragam, ketika cara orang menemukan musik kian terfragmentasi dan sebuah lagu dapat melintasi budaya serta komunitas dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Alih-alih mencari satu formula musik yang dirancang untuk menjangkau semua orang, MGA justru memilih arah sebaliknya. Mereka menciptakan musik yang dapat terhubung dengan orang-orang berbeda melalui cara yang berbeda pula.
Bergerak di antara beragam genre, suasana, dan emosi, POPS memperlihatkan salah satu kekuatan terbesar MGA: kemampuan mereka untuk terus berubah tanpa kehilangan identitas. Setiap lagu menawarkan pintu masuknya sendiri bagi pendengar, namun tetap membawa karakter yang unmistakably MGA.
Spektrum tersebut sudah lebih dulu terdengar melalui sejumlah single yang kini turut hadir dalam album ini, termasuk “Good Day,” “Wind and Town,” “Carrying Happiness,” “Summer Shadow,” dan “lulu.” Lagu terakhir juga menjadi lagu pembuka musim kedua anime populer Frieren: Beyond World’s End.
POPS hadir di tengah momentum penting bagi MGA, setelah periode pertumbuhan luar biasa yang tidak hanya terjadi di Jepang, tetapi juga di panggung internasional. Awal tahun ini, trio tersebut menempati posisi #13 dalam IFPI Global Artist Chart, sekaligus menjadi artis asal Jepang dengan peringkat tertinggi dalam daftar tersebut.
MGA juga baru saja memperluas jangkauan mereka ke dunia sinema global. Mereka menulis dan membawakan “Brand New,” lagu tema resmi versi Jepang untuk film Marvel Studios dan Sony Pictures, Spider-Man: Brand New Day, yang juga akan menjadi bagian dari album mendatang. Kolaborasi tersebut membawa MGA ke Los Angeles untuk menghadiri pemutaran perdana dunia film tersebut, sekaligus memperkenalkan musik mereka kepada audiens yang lebih luas di luar Jepang.
Di Jepang sendiri, skala penampilan live MGA terus berkembang ke tingkat yang belum pernah mereka capai sebelumnya. Grup ini baru saja menuntaskan tur stadion terbesar dalam karier mereka, “ZENJIN MITO TO IM/MUTABLE,” yang mengumpulkan 390.000 penonton dalam enam pertunjukan stadion, termasuk empat pertunjukan di MUFG Stadium (Japan National Stadium).
Setelah POPS resmi dirilis, MGA akan kembali ke atas panggung melalui tur arena nasional pertama mereka dalam kurang lebih tiga tahun. Tur tersebut akan menghadirkan 28 pertunjukan di 13 kota di Jepang.
Selama ini, Mrs. GREEN APPLE dikenal lewat kemampuan mereka bergerak dengan luwes di antara pop, rock, pengaruh elektronik, hingga komposisi teatrikal. Mereka membangun dunia musik yang tidak mudah ditempatkan dalam satu genre maupun ditujukan hanya kepada satu jenis pendengar.
Melalui POPS, keberagaman tersebut bukan sekadar menjadi ciri khas, melainkan fondasi untuk perjalanan berikutnya. Album ini menandai dimulainya babak baru yang ambisius bagi salah satu akt yang paling berpengaruh dalam lanskap musik kontemporer Jepang—dengan cakupan yang kini semakin melampaui batas negaranya.
About MGA (Mrs. Green Apple):
Mrs. Green Apple (MGA) adalah trio asal Jepang yang dibentuk pada 2013 dan kini beranggotakan Motoki Ohmori, Hiloto Wakai, dan Ryoka Fujisawa. Sejak debut major label pada 2015, MGA berkembang menjadi salah satu nama penting dalam musik Jepang, melahirkan sejumlah lagu populer seperti “Inferno” dan “Ao to Natsu,” sebelum memasuki “Phase 1” pada 2020 dan kembali dengan formasi tiga personel pada 2022 melalui “Phase 2".
Setelah merayakan satu dekade perjalanan lewat berbagai proyek besar dalam “MGA MAGICAL 10 YEARS” pada 2025, termasuk album 10, konser “FJORD,” dan tur lima dome “BABEL no TOH,” MGA memasuki “Phase 3” pada 2026 dengan rangkaian karya baru yang semakin memperluas jangkauan mereka, termasuk “lulu.” dan “Kaze to Machi (Wind and Town)".
Konsistensi musikal dan skala pencapaian mereka turut tercermin dari tiga kemenangan Japan Record Award berturut-turut, berbagai penampilan di NHK Kohaku Uta Gassen, penghargaan Best Artist dua tahun berturut-turut di MUSIC AWARDS JAPAN, hingga 34 lagu yang telah menembus lebih dari 100 juta streaming dan total streaming domestik melampaui 18 miliar. Dengan posisi ke-13 dalam daftar IFPI Official Biggest-Selling Global Artist of the Year pada 2025, perjalanan MGA kini bergerak semakin jauh dari Jepang, menegaskan ambisi mereka untuk membangun koneksi dengan audiens yang lebih luas di panggung musik global. (Red)
Tags
DUNIA MUSIK

