Perubahan Signifikan Di Single Baru “Mati Aku Mati”, WAYANG Kembali Ramaikan Industri Musik Nasional

Jakarta (28/4/2026), saatkita.com - WAYANG adalah band Indonesia yang telah mengukir jejak suksesnya dengan banyak lagu hits sejak tahun 1995. Sedikit melihat ke belakang, sepanjang kariernya di dunia musik, Wayang telah menorehkan sejumlah hits diantaranya: “Damai” (1997), “Dongeng” (1999), “Katanya” (1999), “Kecewa” (2000), “Gadis Kecil” (2000), “Beri Aku Cinta” (2001), “Tak Selamanya” (2002), “Andai Kau Ada” (2002), “Tersiksa” (2008), “Pasti Bisa” (2014), “Tunggu Apa Lagi” (2018), “Buat Apa Mencoba” (2019), “Tak Pernah Salah” (2020) dan 2 single yang dirilis tahun 2023 lalu yaitu “123” dan “Radar”, serta lagu “Cinta Pertama (2025)”. Adapun deretan album yang pernah dikeluarkan Wayang antara lain album perdananya "Damai" yang dirilis pada tahun 1997 dan beberapa album lainnya yaitu "Dongeng" (1999), "Transisi" (2000), "The Best of Wayang" (2001), "WYG" (2002), dan "Dari Hati" (2003).

Setelah melalui perjalanan panjang di dunia musik Indonesia, di pertengahan tahun 2026 ini Wayang memutuskan memulai era baru mereka dengan berbagai perubahan yang cukup mengagetkan baik dalam tubuh Wayang maupun secara musik. Kini WAYANG hadir dengan formasi baru yaitu Taurin (Vocal), Odji (Bass), Ilham (Gitar), Aie (Gitar), dan Farid (Drum).

Akhir tahun 2025 lalu hanya tersisa saya sebagai personil asli yang masih ingin meneruskan perjalanan Wayang. Dan Bunda Lilik sebagai orang tua Wayang yang dari awal membangun dan membesarkan band ini ingin agar Wayang tetap selalu ada. Lalu kita mencoba mencari personil baru tanpa audisi, sebelumnya Wayang memang sudah dibantu oleh Aie sebagai gitaris. Lalu melalui salah satu teman, kita bertemu Taurin dan Farid di Januari 2026. Kita ngobrol dan langsung cocok, kemudian mereka mengajak Ilham yang juga seorang gitaris. Akhirnya kita mencoba berjalan dengan 2 gitaris dan ternyata kehadiran personil-personil baru ini justru memberi angin segar di musik Wayang. Di karya terbaru, kami memang ingin menghadirkan WAYANG dengan nyawa dan energi yang baru. Bukan hanya formasi baru dengan vokalis cewek dan 2 gitaris, tapi secara genre musik juga akan berbeda dari lagu-lagu WAYANG sebelumnya. Kalau lagu-lagu Wayang sebelumnya lebih banyak saya yang tulis, tapi kali ini tidak. Demikian juga dengan sebutan nama fans WAYANG yang tadinya ‘Wayangku’ berubah menjadi ‘Pendongeng’. Intinya kita komit ingin Wayang terus membawa perubahan baik kedepannya”, jelas Odji tentang perubahan Wayang.

Perubahan dalam bermusik sebuah band adalah hal yang wajar dan banyak yang sudah melakukannya. Hal ini terjadi didorong oleh berbagai faktor mulai dari eksplorasi suara, perubahan selera, kedewasaan artistik hingga pengaruh industri musik. Demikian pula bagi masing-masing personel, formasi Wayang saat ini bukan hanya memberi perubahan yang drastis saja namun keinginan bertumbuh ke arah yang lebih baik secara musik, proses kreatif dan penampilan di atas panggung menjadi alasan utama. Dengan komposisi ini, Wayang menghadirkan chemistry musikal yang solid serta karakter sound yang lebih kuat dan modern.
“Dari diskusi awal karena memang berganti menjadi vokalis perempuan, artinya kita mau berganti image juga nih dari Wayang sebelumnya. Tentunya akan terasa sekali perbedaannya dan akan menuai berbagai respon. Tapi kita lihat fans Wayang sampai saat ini masih banyak yang setia menunggu karya-karya terbaru Wayang. Beberapa teman atau rekan musisi yang sudah mendengarkan single terbaru Wayang, umumnya memberikan respon positif-nya, hal ini membuat kami semakin percaya diri untuk merilis lagu ini”, ujar Taurin, vokalis.

Mengusung genre Alternatif Rock, Wayang memperkenalkan single terbaru berjudul “Mati Aku Mati”. Sebuah karya dari Ilham Ramadhan (sang gitaris) yang menghadirkan nuansa Rock yang powerful dengan aransemen gitar yang kuat, ritme yang dinamis, serta vokal yang penuh karakter. Lagu “Mati Aku Mati” ini bercerita tentang perasaan cinta yang begitu dalam, hingga menggambarkan kesetiaan dan pengorbanan yang terasa hidup dan mati bagi seseorang.

“Sebenarnya lagu ini gue tulis dari kisah pribadi gue waktu sekolah. Jadi gue diminta bikin lagu buat adik temen gue, ternyata adiknya cewek dan cantik. Akhirnya kita deket dan gue bikin lagu ini bareng dia dengan gitar akustik. Kenapa judulnya ‘Mati Aku Mati’ karena kata-kata itu muncul di beberapa bagian pada lagu ini dan mewakili makna dari lagunya yang bicara soal rasa kekaguman pada seseorang. Lalu kita semua kumpulin lagu-lagu yang kita punya untuk materi lagu Wayang, ada 7 lagu yang kita rekam dan buat dek-nya, lalu kita pilih bersama untuk lagu mana yang dipilih sebagai single. Karena secara lirik lagu ini melodius jadi mudah dipahami, dibungkus musik yang rapat, distorsi yang tebal dan powerful. Akhirnya kita sepakat memilih lagu ini jadi single terbaru Wayang”, ucap Ilham.

Lagu “Mati Aku Mati” dengan formasi baru ini, menjadi babak baru dalam perjalanan Wayang untuk kembali menunjukkan eksistensinya di industri musik Indonesia. Dengan semangat baru dan energi yang lebih eksplosif, Wayang berharap lagu ini dapat diterima oleh masyarakat seperti lagu-lagu mereka terdahulu.

“Siapapun yang meneruskan sejarah Wayang kedepannya, semoga bisa diterima walaupun dalam bentuk yang berbeda. Dan doakan kami (Wayang) agar selalu bisa memberikan karya-karya terbaik untuk dinikmati oleh pecinta musik Indonesia dimana pun dan sampai kapanpun”, tutur Odji.

Single “Mati Aku Mati” sudah bisa didengarkan dan tersedia di berbagai platform musik digital dan video lirik lagu ini sudah bisa ditonton di kanal Youtube Wayang.

Mati Aku Mati (Lirik)

Mati aku mati, bila ku tak ada kamu
Sumpah mati aku, hatiku tanpa dirimu
Ku mati… mati…
Ku mati… mati…

Aku takkan pernah siap
Untuk kau tinggalkan
Karena ku tak punya siapa-siapa
Aku.. tak kan mungkin bisa bahagia
Bila hidupku ini tak ada kamu
Ku mati… mati…

Sungguh ku tak bisa bayangkan
Bila kau tak ada
Kau tak ada di hidupku ini
Kamu.. meski masih didalam benakku
Suatu saat nanti kau akan nyata untukku

Jangan.. Coba Pergi
Karena kau sungguh berarti

Mati aku mati, bila ku tak ada kamu
Sumpah mati aku, hatiku tanpa dirimu
Mati aku mati, bila ku tak ada kamu
Sumpah mati aku, hatiku tanpa dirimu
Ku mati… mati…
Ku mati… mati…

Memang ada yang lain selain kamu..
Tapi ku tak bisa cinta
Karena kamu satu-satunya untukku
Ku berharap kau ada disisiku

Ku mati… mati…
Ku mati… mati…
Ku mati… mati…
---
Artist : WAYANG
Vocal : Taurin
Bass : Odji
Guitar 1 : Ilham
Guitar 2 : Aie
Drum : Farid
Composer & Song Writer : Ilham Ramadhan
Music Producer : Wayang
Mixing : Abdullah Fahmi Holiluddin
Mastering : Abdullah Fahmi Holiluddin
Studio : WYG Pro Studio
Artwork : Abdullah Fahmi Holiluddin
(Red)


Baca Juga

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama