Jakarta (6/3/2026), saatkita.com - Duta Besar Palestine H.E Abdulfattah AK Al-Sattari resmi menggantikan Zuhair Al-Shun sebagai Duta Besar Palestina untuk Indonesia pada Januari 2026. Beliau adalah Duta Besar Palestina untuk Indonesia pertama yang berasal dari Gaza. Beliau hidup di Gaza lebih dari 40 tahun. Di tengah konflik yang berkecamuk. Sebelum di Indonesia beliau bertugas sebagai Duta Besar Palestina untuk Ghana.
Ketua Umum Organisasi WMI (Wanita Muslimah Indonesia) bersama para pengurus bersilaturahmi dengan Duta Besar Palestina yang baru beberapa waktu yang lalu. Dalam pertemuan tersebut, Organisasi WMI juga mengucapkan selamat atas kedatangan H.E Abdulfattah AK Al-Sattari sebagai Duta Besar Palestina untuk Indonesia. Keduanya saling berdiskusi mulai dari membahas Indonesia dan Palestina serta beberapa kegiatan kemanusiaan yang telah dijalankan. Diskusi yang apik pun membuahkan rencana yang indah dan sarat makna.
Sebagai salah satu penerima penghargaan Citra Istakarya Nusantara yang di persembahkan oleh Organisasi WMI, Duta Besar Palestina merasa sangat bangga dan bahagia.
“Organisasi WMI adalah organisasi yang pertama kali menemui saya, saat saya belum lama tiba di Indonesia. Beberapa rencana program yang Organisasi WMI ajukan sangat menarik dan baik. Tentu dengan tekad yang besar kami tentunya akan terus berkolaborasi dalam berbagai kegiatan, ” ungkapnya dengan penuh keyakinan.
“Saya tidak menduga bahwa di Indonesia sangat banyak Organisasi Wanita dan khususnya Wanita Muslimah Indonesia. Mereka wanita-wanita yang sangat kreatif inovatif dan produktif tetapi tidak meninggalkan tugas dan kewajibannya sebagai seorang ibu dan seorang istri. Dan ini yang perlu dikembangkan,” imbuhnya dengan lugas.
Duta Besar Palestina menyampaikan harapannya agar dukungan dari Organisasi WMI terus berlanjut dan semakin menguat. Ia menilai misi visi Organisasi WMI sangat bagus dan memiliki posisi moral yang penting dan menjadi salah satu penyemangat misi perdamaian bagi Palestina. Dan Duta Besar Palestina siap bekerja sama dengan Organisasi WMI baik melalui Diplomasi, pendidikan, kesehatan, aksi kemanusiaan, sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan solidaritas global.
“Saya salut dengan Organisasi WMI, meskipun saya baru mengetahui namun saya ikuti perjalanan dan perkembangannya melalui pemberitaan maupun youtube. Hal ini tentunya penuh tantangan dan rintangan. Apalagi terkait pendanaan, meski tanpa bendera politik dibelakangnya namun dengan Founder yang memiliki niat besar dan tulus maka organisasi ini bisa berjalan. Dan semoga kedepannya Organisasi WMI semakin maju dan terus menebar kebaikan untuk sesama” tukas ayah dari 6 orang anak yang dikenal sangat ramah.
Founder sekaligus Ketua Umum WMI Dr. Aliefety Putu Garnida, CHt., SST., SKM., SH., MH.Kes., MARS., FISQua., C.EI., FRSPH., M.B.A, menyampaikan bahwa kesepakatan Organisasi WMI dengan Kedutaan Palestina adalah kerjasama yang bermanfaat.
"Organisasi WMI khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya mendukung sepenuhnya terhadap Palestina. Dengan terus diperkuat melalui jalur kemanusiaan. Organisasi WMI secara konsisten menyalurkan bantuan untuk rakyat Palestina. Palestina selalu ada di hati masyarakat Indonesia.Seperti slogan WMi selalu di hati, ” katanya dalam keterangan tertulis pada Jumat (6/3).
Sekjen WMI dr. Aldena Cinka Nauratefida Putty C.EI.,MARS.,FISQua turut berpendapat bahwa, dengan Duta Besar Palestina yang sebelumnya pun kami sering bekerja sama sehingga bila Duta Besar yang sekarang melanjutkan program kerjasama yang sudah terangkai.
"Insha Allah semuanya menjadi lebih baik dan terus berkesinambungan. Dan saya tahu sekali bagaimana awal terbentuknya Organisasi WMI, hinaan dan cibiran tentu ada dan di lontarkan oleh orang orang yang under estimate. Tapi satu yang saya ambil ilmu dari Founder WMI, jangan pernah lelah untuk berbuat baik. Tidak perlu menjadi terkenal dimata manusia, tapi keberadaan Organisasi WMI harus di rasakan manfaatnya. Dan ini yang menjadi modal saya pribadi untuk lebih semangat berbuat kebaikan” ujar dokter yang bertugas di salah satu Puskesmas ini dalam keterangan tertulisnya, Jumat (6/3).
.
Pada pertemuan antara Duta Besar Palestina untuk Indonesia dengan Pengurus Wanita Muslimah Indonesia di tutup dengan berfoto bersama dan saling bertukar Cinderamata. (Red)
Ketua Umum Organisasi WMI (Wanita Muslimah Indonesia) bersama para pengurus bersilaturahmi dengan Duta Besar Palestina yang baru beberapa waktu yang lalu. Dalam pertemuan tersebut, Organisasi WMI juga mengucapkan selamat atas kedatangan H.E Abdulfattah AK Al-Sattari sebagai Duta Besar Palestina untuk Indonesia. Keduanya saling berdiskusi mulai dari membahas Indonesia dan Palestina serta beberapa kegiatan kemanusiaan yang telah dijalankan. Diskusi yang apik pun membuahkan rencana yang indah dan sarat makna.
Sebagai salah satu penerima penghargaan Citra Istakarya Nusantara yang di persembahkan oleh Organisasi WMI, Duta Besar Palestina merasa sangat bangga dan bahagia.
“Organisasi WMI adalah organisasi yang pertama kali menemui saya, saat saya belum lama tiba di Indonesia. Beberapa rencana program yang Organisasi WMI ajukan sangat menarik dan baik. Tentu dengan tekad yang besar kami tentunya akan terus berkolaborasi dalam berbagai kegiatan, ” ungkapnya dengan penuh keyakinan.
“Saya tidak menduga bahwa di Indonesia sangat banyak Organisasi Wanita dan khususnya Wanita Muslimah Indonesia. Mereka wanita-wanita yang sangat kreatif inovatif dan produktif tetapi tidak meninggalkan tugas dan kewajibannya sebagai seorang ibu dan seorang istri. Dan ini yang perlu dikembangkan,” imbuhnya dengan lugas.
Duta Besar Palestina menyampaikan harapannya agar dukungan dari Organisasi WMI terus berlanjut dan semakin menguat. Ia menilai misi visi Organisasi WMI sangat bagus dan memiliki posisi moral yang penting dan menjadi salah satu penyemangat misi perdamaian bagi Palestina. Dan Duta Besar Palestina siap bekerja sama dengan Organisasi WMI baik melalui Diplomasi, pendidikan, kesehatan, aksi kemanusiaan, sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan solidaritas global.
“Saya salut dengan Organisasi WMI, meskipun saya baru mengetahui namun saya ikuti perjalanan dan perkembangannya melalui pemberitaan maupun youtube. Hal ini tentunya penuh tantangan dan rintangan. Apalagi terkait pendanaan, meski tanpa bendera politik dibelakangnya namun dengan Founder yang memiliki niat besar dan tulus maka organisasi ini bisa berjalan. Dan semoga kedepannya Organisasi WMI semakin maju dan terus menebar kebaikan untuk sesama” tukas ayah dari 6 orang anak yang dikenal sangat ramah.
Founder sekaligus Ketua Umum WMI Dr. Aliefety Putu Garnida, CHt., SST., SKM., SH., MH.Kes., MARS., FISQua., C.EI., FRSPH., M.B.A, menyampaikan bahwa kesepakatan Organisasi WMI dengan Kedutaan Palestina adalah kerjasama yang bermanfaat.
"Organisasi WMI khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya mendukung sepenuhnya terhadap Palestina. Dengan terus diperkuat melalui jalur kemanusiaan. Organisasi WMI secara konsisten menyalurkan bantuan untuk rakyat Palestina. Palestina selalu ada di hati masyarakat Indonesia.Seperti slogan WMi selalu di hati, ” katanya dalam keterangan tertulis pada Jumat (6/3).
Sekjen WMI dr. Aldena Cinka Nauratefida Putty C.EI.,MARS.,FISQua turut berpendapat bahwa, dengan Duta Besar Palestina yang sebelumnya pun kami sering bekerja sama sehingga bila Duta Besar yang sekarang melanjutkan program kerjasama yang sudah terangkai.
"Insha Allah semuanya menjadi lebih baik dan terus berkesinambungan. Dan saya tahu sekali bagaimana awal terbentuknya Organisasi WMI, hinaan dan cibiran tentu ada dan di lontarkan oleh orang orang yang under estimate. Tapi satu yang saya ambil ilmu dari Founder WMI, jangan pernah lelah untuk berbuat baik. Tidak perlu menjadi terkenal dimata manusia, tapi keberadaan Organisasi WMI harus di rasakan manfaatnya. Dan ini yang menjadi modal saya pribadi untuk lebih semangat berbuat kebaikan” ujar dokter yang bertugas di salah satu Puskesmas ini dalam keterangan tertulisnya, Jumat (6/3).
.
Pada pertemuan antara Duta Besar Palestina untuk Indonesia dengan Pengurus Wanita Muslimah Indonesia di tutup dengan berfoto bersama dan saling bertukar Cinderamata. (Red)

Posting Komentar