Wali Kota dan Kapolres Jakarta Utara Cek Kesiapan Pompa Ancol Sentiong

Jakarta (19/1/2026), saatkita.com - Forum Koordinasi Pimpinan Kota (Forkopimko) Administrasi Jakarta Utara melakukan peninjauan ke Stasiun Pompa Ancol Sentiong di Jalan Ketel Uap, Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, Senin (19/1) sore.

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya antisipasi terhadap potensi banjir serta memastikan kesiapan seluruh infrastruktur pengendali genangan air di wilayah Jakarta Utara.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol. Erick Frendriz mengatakan, pengecekan dilakukan untuk memastikan seluruh pompa berfungsi dengan baik dan siap dioperasikan kapan pun dibutuhkan.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh pompa dalam kondisi siap siaga, baik pompa permanen maupun portabel. Ini penting agar penanganan genangan air bisa dilakukan secara cepat dan maksimal saat curah hujan meningkat,” ujar Erick di lokasi.

Ia menambahkan, sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan instansi terkait sangat dibutuhkan dalam upaya mitigasi bencana, khususnya banjir yang kerap terjadi saat musim hujan.

Sementara itu, Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, Hendra Hidayat, menyebutkan bahwa Stasiun Pompa Ancol Sentiong memiliki peran strategis dalam pengendalian banjir di sejumlah wilayah.

“Stasiun pompa ini melayani tujuh kecamatan dan memiliki kapasitas yang cukup besar. Dengan kesiapan yang optimal, kami berharap dampak banjir bisa ditekan dan aktivitas masyarakat tidak terlalu terganggu,” kata Hendra.

Menurutnya, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara terus berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air dan pihak terkait lainnya untuk memastikan seluruh sistem pengendalian banjir berjalan sesuai standar operasional.

Dalam peninjauan tersebut, Forkopimko juga memeriksa kondisi teknis pompa, sistem kelistrikan, serta kesiapan petugas yang berjaga. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi saat debit air meningkat.

Stasiun Pompa Ancol Sentiong diketahui memiliki lima unit pompa dengan kapasitas masing-masing 10 meter kubik per detik. Pompa ini melayani wilayah Pademangan, Kemayoran, Johar Baru, Senen, Matraman, Tanjung Priok, dan Cempaka Putih.

Secara keseluruhan, stasiun ini memiliki kapasitas hingga 50 ribu liter per detik dengan area layanan mencapai sekitar 2.500 hektare. Keberadaannya dinilai mampu mengurangi potensi banjir di wilayah sekitar hingga kurang lebih 879 peninjau. Kegiatan peninjauan berakhir selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. (Red)

Baca Juga

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama