Polsek Metro Penjaringan Intensifkan KRYD, Empat Kendaraan Tanpa Dokumen Terjaring dalam Operasi Malam

Jakarta (1/6/2026), saatkita.com - Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus dilakukan Polsek Metro Penjaringan melalui Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) pada Minggu malam (31/5). Kegiatan yang dimulai pukul 23.30 WIB tersebut difokuskan untuk mengantisipasi aksi tawuran, balap liar, geng motor, begal, serta berbagai bentuk kejahatan jalanan yang meresahkan warga.

KRYD dipimpin oleh Pawas AKP Asman Hadi, S.H., dengan melibatkan 18 personel gabungan dan didukung tiga unit kendaraan patroli yang menyisir sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polsek Metro Penjaringan.

Patroli menyasar kawasan yang selama ini menjadi perhatian aparat, di antaranya Rusun Muara Baru, Pos Pam Muara Baru, Pos Pam Tawuran Kertajaya, Pos Pam Tawuran Gedong Panjang, serta Kampung Aquarium. Selain patroli mobile, petugas juga melakukan pemantauan terhadap lokasi yang kerap dijadikan tempat berkumpul remaja, jalur yang sering dilintasi kelompok motor maupun pelaku street crime, serta titik-titik yang diduga menjadi lokasi peredaran minuman keras.

Rute patroli meliputi Pluit Raya Selatan, Muara Baru, Pluit Timur, Pasar Ikan, Gedong Panjang, Bandengan Selatan, Bandengan Utara, Kertajaya, hingga kembali ke Pluit Raya Selatan.

Dalam kegiatan tersebut, petugas juga melaksanakan operasi stasioner di Jalan Pluit Selatan Raya, Kelurahan Penjaringan. Hasilnya, empat kendaraan bermotor diamankan karena pengendaranya tidak dapat menunjukkan kelengkapan surat-surat kendaraan. Keempat kendaraan tersebut yakni Honda Vario Hitam B 4701 SMP, Honda Beat Pop Hitam B 4482 BJL, Yamaha Jupiter Z Orange B 6376 UFP, dan Honda PCX Hitam B 4992 UCD.

Langkah preventif ini merupakan bagian dari strategi kepolisian untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat.

Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Agta Bhuwana Putra, S.I.K., M.A.P, menegaskan bahwa kegiatan KRYD akan terus dilaksanakan secara konsisten sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat.

"KRYD merupakan langkah nyata Polsek Metro Penjaringan dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif. Kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku tawuran, geng motor, begal maupun kejahatan jalanan lainnya. Kehadiran personel di lapangan bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat serta mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini," ujar AKBP Agta Bhuwana Putra.

Melalui patroli dan operasi yang dilakukan secara berkelanjutan, Polsek Metro Penjaringan berharap dapat menekan angka kriminalitas serta mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warga Jakarta Utara, khususnya di wilayah Penjaringan. Situasi selama pelaksanaan kegiatan terpantau aman dan terkendali. (Red)
Baca Juga

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama